• Home
  • Nasional
  • Jadi Pembicara di Forum Hutan TFA, Bupati Siak Sematkan Tanjak ke Presiden Colombia

Jadi Pembicara di Forum Hutan TFA, Bupati Siak Sematkan Tanjak ke Presiden Colombia

redaksi
Kamis, 09 Mei 2019 14:13
Ist
Bupati Siak Alfedri memberikan tanjak Siak ke Presiden Colombia Ivan Duque Marquez
Xnewss.com, Siak - Bupati Siak Alfedri mempresentasikan ‘Siak Kabupaten Hijau’ bersama Deputi Badan Restorasi Gambut (BRG) RI pada pertemuan Forum Hutan Tropis atau Tropical Forest Alliance (TFA) Internasional yang dilaksanakan di Bogota-Colombia, Selasa  (07/05/2019) sekira pukul 10.00 waktu setempat.

Lewat paparan yang diberi tajuk 'Kolaborasi Bersama untuk Siak Hijau, Alfedri menyampaikan tinjauan pendekatan Jurisdictional Approach - Green District Of Siak, dihadapan para pemimpin Dunia baik Presiden maupun Menteri yang hadir. Dalam kegiatan itu, Bupati Alfedri diundang sebagai pembicara hal itu dikarenakan Kabupaten Siak dianggap berhasil mengurangi deforestasi dengan berbagai program kegiatan, diantaranya konservasi dan restorasi lahan gambut, penanganan dan pencegahan kebakaran hutan dan lahan, pengembangan ekowisata.

Pemberdayaan masyarakat dan pemanfaatan varietas bernilai ekonomi ramah gambut di lahan TORA, sehingga dipercayakan mewakili Negara-negara tropis di Asia tenggara dalam forum tersebut. Alfedri memulai presentasinya dengan memperkenalkan Provinsi Riau sebagai rumah dari lahan gambut terluas di Indonesia. Dikatakan Alfedri, beberapa tahun belakangan, di Provinsi ini mengalami banyak tantangan dalam kebijakan tata kelola lahan, terutama karena tibanya musim kering yang menyebabkan kebakaran.

"Siak sebagai salah satu Kabupaten di Provinsi Riau, memiliki komitmen terhadap pembangunan hijau, dengan luas wilayah gambut mencapai  57 persen dari total wilayah atau diperkirakan luasnya sepadan dengan 3 kali luas wilayah Ibukota Bogota, dan 21 persennya merupakan lahan gambut dengan kedalaman 3 – 12 meter," kata Alfedri.

Komitmen tersebut diwujudkan dengan menerbitkan regulasi Peraturan Bupati tentang Siak Hijau, yang memuat pengaturan zonasi tata ruang untuk konservasi, perkebunan, industri dan pemukiman. Peraturan tersebut saat ini sedang diterjemahkan menjadi Roadmap Siak Hijau yang akan menjadi payung untuk berbagai kebijakan untuk kemajuan Siak kedepannya.

Kesempatan yang sama juga dimanfaatkan Pemimpin Siak itu untuk mempromosikan budaya lokal dan nilai-nilai kearifan masyarakat Melayu Siak yang amat menghormati alam lingkungan, sebagai bagian tak terpisahkan dalam satu kesatuan ekologis manusia dan alam.

Alfedri juga berkesempatan berbincang dengan Presiden Kolombia Ivan Duque Marquez, sekaligus menyerahkan tanjak Siak sebagai cinderamata khas orang Melayu asal Negeri Istana. "Terimakasih atas pemberian yang berkesan ini, tanjak Siak dari Indonesia,"  kata Presiden Ivan Duque Marquez sambil memperagakan tanjak Siak yang diberikan untuknya saat didaulat memberikan sambutan.

Ucapan terimakasih pemimpin Negara berjuluk Los Cafeteros tersebut disambut Alfedri dengan menyilangkan tangan tanda memberi salam sambil berdiri dari kursi tempat duduknya. Kolombia kata Presiden Ivan, memiliki komitmen dan kebudayaan yang sama kuat seperti halnya dengan Siak dalam menjaga dan menghormati alam lingkungan.

Kisah sukses menekan angka kejadian kebakaran hutan dan lahan, serta kemajuan program Siak Hijau yang memukau para peserta konvensi lingkungan hidup dunia itu, membuat Indonesia mendapatkan kepercayaan untuk menjadi tuan rumah pelaksanaan Tropical Forest Alliance (TFA) Internasional Tahun 2020 mendatang, dengan rencana agenda kunjungan peserta rencana ke Kabupaten Siak untuk melihat implementasi Siak Hijau yang tengah berjalan.

"InsyaAllah kita siap menerima kunjungan para pemimpin negara dan pemangku kepentingan, malah saya tadi menawarkan Kota Pekanbaru sebagai tuan rumah, karena juga tidak begitu jauh dari Kabupaten Siak," ungkap Alfedri. (Wan)
T#g:
komentar Pembaca

Copyright © 2012 - 2019 xnewss.com. All Rights Reserved.

Tentang Kami

Pedoman Media Siber

Disclaimer

Iklan

Karir

RSS

Kontak