• Home
  • Hukrim
  • Terdakwa Persetubuhan Anak Divonis 12 Tahun Penjara

Terdakwa Persetubuhan Anak Divonis 12 Tahun Penjara

redaksi
Jumat, 09 Feb 2018 23:55
Sar
Xnewss.com, Dumai - Terdakwa Muhammad Syafi'i perkara persetubuhan anak dibawah umur divonis Majelis Hakim Pengadilan Negeri Kelas IA Dumai, 12 tahun penjara, Selasa (06/02/208) sore kemarin.

Terdakwa yang merupakan buruh harian ini harus mempertanggungjawabkan perbuatannya yang melakukan tindak persetubuhan terhadap anak dibawah umur yang tak lain merupakan anak tempat dirinya bekerja.

Dalam amar putusan yang dibacakan Ketua Majelis Hakim Ketua Hakim, Firman Khadafi SH, berserta hakim anggota Renaldo Mei H Tobing SH MH dan Aziz Muslim SH terdakwa terbukti melakukan tindakan pidana persetubuhan anak dibawah umur dan divonis 12 tahun kurungan penjara.

Mendengarkan putusan tersebut, terdakwa memilih untuk pikir-pikir atas putusan yang diberikan terhadapnya.

Kajari Dumai MP Yusuf SH MH dikonfirmasi melalui Kasi Pidum Emri Kurniawan SH MH didampingi JPU Agung Nugroho SH mengatakan, sebelumnya terdakwa dituntut dengan hukum 13 tahun kurungan penjara atas perbuatannya.

"Namun majelis hakim berpendapat lain dan memvonis terdakwa dengan 12 tahun kurungan penjara," ujar Agung Kamis (08/02/2018).

Diceritakan JPU Kejari Dumai, awal mula perbuatan bejat terdakwa ketika dirinya mengajak korban untuk beli obat, sekaligus ke Konter untuk membeli pulsa. Dikarenakan terdakwa telah dekat dan bekerja dengan keluarga korban membuat terdakwa lebih mudah mengajak korban untuk pergi.

Namun lebih lanjutnya menceritakan, usai membeli obat dan pulsa terdakwa kembali mengajak korban untuk ke rumah temannya dengan alasan untuk bayar hutang. Namun hal itu hanyalah karangan terdakwa semata, korban dibawa ke daerah sepi ke kebun sawit. 

"Merasa sudah aman, terdakwa lalu merayu korban untuk memenuhi nafsu birahinya, korban sempat menolak lalu mulutnya dibekap oleh pelaku. Akibat perbuatan itu korban pingsan," jelasnya.

Setelah tersadar korban menemukan dirinya sudah tidak berpakaian. Lalu korban diantar terdakwa pulang ke rumahnya dan menceritakan kejadian itu kepada orang tuanya, hingga melaporkan kepada pihak Kepolisian. 

"Terdakwa kita jerat dengan Pasal 81 UU Perlindungan Anak, dan divonis selama 12 tahun penjara, semoga hal ini bisa menjadi pelajaran buat sesama, dan tidak ada lagi anak-anak yang menjadi korban pelecehan seksual," tukasnya.(R)
T#g:Dumai RiauHukrimPN Dumai
Berita Terkait
  • Minggu, 19 Agu 2018 14:11

    Kelurahan Bagan Besar Gelar Lomba Gapura Kemerdekaan Dalam Membangkitkan Gotong Royong

    Xnewss.com, Dumai - Tim Juri lomba gapura melakukan penilaian terhadap gapura-gapura kemerdekaan Republik Indonesia  ke-73 di 26 lingkungan Rukun Tetangga (RT) se-Kelurahan Bagan Besar, Kota

  • Jumat, 17 Agu 2018 20:26

    Meriahkan HUT RI, Warga Simpang Murni Gelar Lomba Tangkap Lele

    Xnewss.com, Dumai - Ada berbagai upaya cara dilakukan oleh warga masyarakat Kota Dumai dalam merayakan peringatan HUT RI ke - 73. Kali ini diwilayah Simpang Murni  rukun tetangga RT 11 dan 12 Kel

  • Jumat, 17 Agu 2018 13:40

    Semarakkan HUT RI ke-73, TK Nurul Quran Gelar Pesta Rakyat

    Xnewss.com, Dumai- Pelaksanaan pesta rakyat  dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-73 tahun 2018 dilingkungan kekuarga besar Taman Kanak-kanak Nurul Quran berlangsu

  • Jumat, 17 Agu 2018 11:33

    Khidmat dan Menegangkan Upacara Bendera Kemerdekaan di Bukit Kayu Kapur

    Xnewss.com, Dumai -  Semangat nasionalisme benar-benar ditunjukkan masyarakat 26 Rukun Tetangga di Kelurahan  Bukit Kayu Kapur, Kecamatan Bukit Kapur, Kota Dumai, dalam memperingati HUT ke-7

  • Jumat, 17 Agu 2018 09:05

    Ketua RT di Kampung Baru Gelar Upacara Bendera Peringati Hari Kemerdekaan

    Xnewss.com, Dumai -  Perayaan dan peringatan Kemerdekaan Republik Indonesia  tidak hanya menjadi milik kalangan elit dan pejabat di negara ini. Para ketua Rukun Tetangga (RT) di Kelurahan pu

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2018 xnewss.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak