Hukrim

Bejat, Ayah di Dumai Tega Siksa dan Setubuhi Anak Tirinya

redaksi
Istimewa
Foto ilustrasi.
Xnewss.com, Dumai - Nasib AG gadis 14 tidak sama seperti gadis lainnya. Masa kanak-kanak hingga dewasa ia harus mengalami kisah kelam. Ia menjadi korban kekerasan oleh ayah tirinya ES (39) warga Kecamatan Bukit Kapur, Kota Dumai.


Bukan hanya itu, selain mengalami tindak kekerasan oleh sang ayah sejak usia 8 tahun, ia juga menjadi budak nafsu setan ES. Bahkan, ibu korban juga ikut menjadi bulan-bulanan kemarahan pelaku.


Kapolres Dumai AKBP Andri Ananta Yudhistira dikonfirmasi melalui Kapolsek Bukit Kapur, AKP Tumara menjelaskan, penangkapan terhadap pelaku berawal dari laporan masyarakat sekitar terkait adanya seorang anak yang menjadikan korban kekerasan ayah tiri.


Diceritakan mantan Kasat Narkoba Polres Dumai itu, perbuatan pelaku terungkap ketika korban melarikan diri dari rumahnya dan meminta pertolongan dengan warga sekitar, Minggu (01/12/2019) lalu. Dimana, ia menceritakan bahsa dirinya mengalami tindak kekerasan oleh ayah tirinya.


"Korban menyatakan bahwa dirinya ditendang oleh ayah tirinya karena pelaku menyuruh korban mendorong sepeda motor yang mogok, namun sepeda motor tidak mau juga hidup pelaku emosi dan menendang bagian perutnya," jelas Kapolsek.


Selain itu, ibu korban juga dipukul oleh pelaku menggunakan martil. Atas cerita itu, masyarakat melaporkan kejadian itu ke Polsek Bukit Kapur.


"Menurut keterangan korban aksi kekerasan yang dialaminya berlangsung sejak dirinya berusia 8 tahun. Ia selalu mengalami kekerasan fisik. Bahkan, korban juga sudah 4 kali disetubuhi oleh pelaku. Setiap kali usai menyetubuhi korban, pelaku selalu mengancam akan membunuh korban kalau menceritakan hal tersebut kepada orang lain," ungkapnya.


Berdasarkan laporan dan keterangan korban, Polsek Bukit Kapur lalu pemeriksaan saksi dan korban hingga dilakukan visum. Hingga akhirnya, dihari yang sama pelaku berhasil diamankan petugas dikediamannya.


"Pelaku beserta barang bukti telah kita amankan di Mapolsek Bukit Kapur guna penyelidikan lebih lanjut," pungkas AKP Tumara.(Ry)

Penulis: redaksi