• Home
  • Edukasi
  • Tiga Kawasan di Lepin Dumai jadi Kampung Anime

Tiga Kawasan di Lepin Dumai jadi Kampung Anime

redaksi
Kamis, 11 Jan 2018 21:54
Sar
Xnewss.com, Dumai - Tiga kawasan di Jalan Lepin, Sukajadi, Dumai Kota, Riau menjadi kampung anime. Kendati belum diresmikan oleh pemerintah daerah, namun setiap sore kerap menjadi lokasi selfie para kawula muda. Bahkan banyak siswa maupun pelajar sepulang sekolah mendatangi lokasi tersebut untuk melihat berbagai gambar kartun yang terkenal di televisi.

Pantauan dilapangan ada tokoh kartun seperti Doraemon, Nobita, Mickey Mouse, Son Go Ku dalam Dragon Ball, Spongebob 
hingga tokoh kartun lokal dengan pakaian Melayu.

Karakter ini menghiasi dinding rumah masyarakat yang ada di sana. Mural ini mempercantik kawasan padat penduduk di 
kelurahan tersebut. Sejumlah ornamen unik beragam warna juga membawa pengunjung pada suasana yang ceria.

Aneka warna cerah mewarnai jalanan dan dinding di kawasan Jalan Lepin 1, Jalan Lepin 2 dan Jalan Lepin 3 di Kelurahan Sukajadi. Mulai dari pesan untuk buang sampah pada tempatnya hingga menjalani hidup dengan penuh semangat.

Kawasan padat penduduk tersebut menjelma jadi Kampung Anime di Kota Dumai sejak akhir 2017 silam. "Adanya kampung ini adalah satu upaya pemberdayaan masyatakat dalam program Kota Tanpa Kumuh atau Kotaku di Dumai," Jelasnya, Kamis (11/01/2018).

Kepala Bidang Kawasan Permukiman di Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kota Dumai, Muhammad Mufarizal. Kelurahan Sukajadi merupakan satu dari 14 kelurahan yang terdapat kawasan kumuh. Pemerintah berupaya menata pemukiman kumuh dengan adanya pemberdayaan secara tematik sehingga menjadi menarik dan percontohan bagi daerah lain.

"Jadi masyarakat kami berdayakan dalam program ini untuk menata kawasannnya. Program ini tetap kita pantau," katanya. 

Ketua KSN 3 Lepin Sejahtera, Sofhan Zulferi mengungkapkan untuk melukis di KSN 3 ini menurunkan tiga pelukis dan untuk pembangunan jalan, drainase serta melukis berbagai tokoh kartun tersebut memakan anggaran pemerintah mencapai sekitar Rp118 juta,"ujarnya.

Cat pada jalan ini terlihat luntur, karena pada pengerjaan musim hujan, lain itu, jalan tersebut kerap dilewati kendaraan roda empat sehingga cat mengelupas. Namun demikian, katanya apabila akan diresmikan akan kembali diperbaharui sebab stok cat masih ada.

Dia berharap kawasan ini menjadi percontohan bagi daerah lain sehingga Dumai menjadi lebih indah dan menjadi motivasi bagi generasi muda untuk senantiasa kreatif. (Sar) 
T#g:
komentar Pembaca

Copyright © 2012 - 2018 xnewss.com. All Rights Reserved.

Tentang Kami

Pedoman Media Siber

Disclaimer

Iklan

Karir

RSS

Kontak