Pojok BPJS

Tidak Perlu Khawatir Jika Ada JKN-KIS

redaksi
Istimewa
Xnewss.com, Dumai - Program Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) merupakan sebuah jaminan sosial pada bidang kesehatan yang dikelola oleh BPJS Kesehatan. Setiap Warga Negara indonesia (WNI) wajib menjadi peserta JKN-KIS. Bukan hanya wajib tetapi juga terdapat hak bagi peserta untuk menerima pelayanan kesehatan dengan mengakses JKN-KIS. JKN-KIS hadir sebagai perwujudan kepedulian Negara terhadap masyarakat dalam mewujudkan kesehatan anak bangsa.


"Dengan kehadiran JKN-KIS merupakan suatu keberkatan bagi seluruh masyarakat Indonesia, baik itu bagi masyarakat kurang mampu yang dibiayai oleh pemerintah, pegawai dari perusahaan, dan ASN seperti saya ini," terang Arrija Amra (48) yang saat ini bekerja sebagai ASN di Dinas Kesehatan Kabupaten Siak. (24/07/2020)


Pria putih berkaca mata ini pernah menderita penyakit pada leher dan sudah melakukan operasi ACDF (anterior cervical discectomy and fusion) di C5-6 pada bulan Juli tahun 2017. ACDF yaitu prosedur pembedahan untuk mengatasi herniasi bantalan sendi yang menekan saraf tulang belakang. Ia melakukan operasi di RS PON Cawang Jakarta setelah mendapat rujukan dari RS Awalbross Sudirman Pekanbaru.


"Ketika itu saat melakukan MRI whole body terhadap tulang belakang dideteksi juga ada pembengkakan di ginjal kiri saya yang ternyata disebabkan adanya sumbatan oleh batu ureter yang diperkirakan telah berlangsung lama. Pada tahun 2018 dilakukan operasi untuk menghancurkan batu ureter saya, namun sampai sekarang sisa batu masih ada dan dengan menggunakan JKN-KIS saya masih rutin kontrol ke RS Prima Pekanbaru," ucap Arrija.


Ia menambakan, sebagai seorang ASN Ia merasa sangat bersyukur dengan terdaftarnya menjadi peserta JKN-KIS. Bukan tanpa sebab, karena dirinya sangat sering menggunakan dan merasakan manfaatnya.


"Saya merasa khawatir dengan berbagai penyakit yang Saya derita, yang tidak tahu sewaktu-waktu akan kambuh kembali sehingga akan membutuhkan perawatan dan pengobatan dengan biaya tidak sedikit. Selama masa perawatan Saya selalu mendapatkan pelayanan terbaik dari pihak rumah sakit dan tidak pernah mengalami kesulitan. Selama kita mengikuti prosedur yang telah ditentukan semuanya akan berjalan lancer dan semua pengobatan yang Saya dapatkan tidak dikenakan biaya tambahan," ungkapnya.


Sebagai seorang yang sering lalu lalang dalam mengakses JKN-KIS dan sering merasakan manfaatnya Arrija juga selalu aktif dalam mengajak masyarakat untuk mendaftarkan dirinya sebagai peserta JKN KIS, karena kita tidak tau kapan penyakit akan menyerang diri kita. (Red)

Penulis: redaksi