JKN-KIS Itu Harapan Yang Ditanam

redaksi
Jumat, 17 Mei 2019 18:26
Ist
Xnewss.com, Dumai - Poniyardi (33) adalah seorang guru honorer yang mengabdikan dirinya di salah satu MTS Swasta daerah Pujud, Rokan Hilir. Dikaruniai 3 (tiga) orang anak dari istrinya Nurhayati (33) yang berprofesi sebagai seorang perawat, keluarga kecil ini telah menjadi Peserta JKN-KIS sejak tahun 2015 ketika anak kedua Poniyardi dan Nurhayati masih berumur 2 tahun. Adlika (5) merupakan anak kedua dari pasangan ini, pada saat itu pernah mengidap TB Kelenjar dan mengecap pelayanan sebagai peserta JKN-KIS di Puskesmas Pujud.

Tetapi bukan itu cerita utama dari keluarga kecil yang bahagia ini, tepat pada tanggal 22 November 2018 ketegaran Poniryadi diuji karena pada saat itu istrinya yang  tengah hamil tua Si bungsu (Balqis) didiagnosa terkena HELLP Syndrome.

"Pada saat itu kehamilannya sudah berusia 9 (sembilan) bulan, tiba-tiba terjadi pembengkakan di kakinya. Setelah dilakukan pemeriksaan oleh dokter ternyata tensi istri saya mencapai 200 dan kandungan protein di urin mencapai +1 tentunya hal tersebut menandakan adanya masalah pada kehamilannya," terang Poniyardi, (17/05/2019).

Ia menambahkan, pada malam harinya Nur dirujuk ke Rumah Sakit Cahaya dan kembali diperiksa oleh dokter spesialis kandungan, Ia menyatakan janin tidak berkembang dan harus dilakukan pemeriksaan intensif. Pada saat itu Nur mengalami kontraksi namun tidak bisa melahirkan hingga trombositnya terus menurun dan tensinya masih tinggi. Disitulah Ia didiagnosa terkena HELLP Syndrome dan akhirnya dirujuk ke RS Permata Hati untuk tindakan lanjutan.

Sindrom HELLP merupakan komplikasi kehamilan yang mengancam nyawa yang biasanya terjadi akibat preeklamsia. kondisi ini biasanya terjadi selama fase akhir dari suatu kehamilan, atau kadang-kadang terjadi setelah melahirkan dan diketahui angka kematian untuk kasus ini cukup tinggi mengintai wanita hamil jika tidak ditangani sesegera mungkin.

"Setibanya rumah sakit rujukan ternyata kondisi istri semakin kritis dan dokter mengisyarakatkan bahwa harapan semakin tipis dengan kondisi trombosit yang sangat rendah hingga perlu dilakukan transfusi darah. Pada saat itu harus dilakukan operasi dan dokter mengatakan lebih memprioritaskan si Ibu dan kami-pun telah pasrah akan segala kemungkinan yang akan terjadi," ucap Poniryadi.

Pada saat itu keajaiban datang, istri yang Ia cintai dan buah hati yang ditunggu-tunggu ternyata selamat dalam serangkaian operasi yang dilakukan tim medis walaupun istrinya harus kembali ke ruangan ICU dan anaknya harus mendapatkan perawatan intensif karena beratnya hanya 1,95 kg.

"Ini mukjizat yang luar biasa, saya merasa sangat terbantu dengan adanya Program JKN-KIS. Jika dihitung-hitung tentu biayanya sangat luar biasa, tetapi dengan JKN-KIS semuanya dijamin termasuk obat yang harus dikonsumsi," syukur Poniryadi.

Ia menambahkan, kepesertaan JKN-KIS ini seperti kita yang menanam di awal hingga nanti kita memetik hasilnya. Iuran yang jika dihitung tidak seberapa dibandingkan dengan manfaat yang akan didapatkan juga bisa dijadikan ladang amal jika ikhlas dalam membayarkan iurannya setiap bulan dan tentunya harus tepat waktu. (Red)
T#g:BPJS Kesehatan Dumai
Berita Terkait
  • Sabtu, 11 Mei 2019 18:38

    Said Hasyim : Komitmen Kami Untuk Sukseskan Program JKN-KIS

    Xnewss.com, Dumai - Berdasarkan kepada falsafah hidup bangsa Indonesia yaitu Pancasila terutama sila ke-5 yang mengatakan Keadilan Sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Pada point tersebut menyiratkan

  • Jumat, 24 Mei 2019 18:23

    Dengan JKN-KIS Hariku Kembali Terang

    Xnewss.com, Dumai - Ridwan (80) seorang lansia yang tengah mengidap katarak pada kedua matanya. Kondisi tersebut membuat Ia kesulitan melihat orang disekitarnya dan hal tersebut sudah berlangsung

  • Senin, 27 Mei 2019 15:58

    Libur Lebaran 2019, BPJS Kesehatan Pastikan Layanan Peserta JKN-KIS Tetap Prima

    Xnewss.com, Dumai - Peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) tidak perlu khawatir menjelang masa libur lebaran tahun 2019. Mulai dari H-7 sampai H+7 Lebaran 2019, atau tepatn

  • Kamis, 04 Okt 2018 09:12

    Sempurnakan Implementasi Rujukan Online, BPJS Kesehatan Perpanjang Masa Ujicoba

    Xnewss.com, Jakarta - BPJS Kesehatan memperpanjang masa ujicoba rujukan online sampai tanggal 15 Oktober 2018 mendatang. Langkah ini bertujuan untuk menyempurnakan implementasi sistem rujukan berbasis

  • Sabtu, 29 Sep 2018 20:43

    Monitoring dan Evaluasi Implementasi Jaminan Sosial Kunjungi Siak

    Xnewss.com, Siak- Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN) melakukan monitoring dan evaluasi Implementasi Jaminan Sosial di Kabupaten Siak Sriindrapura. Kunjungan dilakukan ke Puskesmas Kot

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2019 xnewss.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak