• Home
  • Advertorial
  • Walikota Dumai Bangga Posyandu Kenanga Wakili Riau, Penilaian Posyandu Tingkat Nasional

Walikota Dumai Bangga Posyandu Kenanga Wakili Riau, Penilaian Posyandu Tingkat Nasional

redaksi
Senin, 02 Apr 2018 15:52
Xnewss.com- Walikota Dumai, Drs Zulkifli As Msi atas nama pribadi dan mewakili Pemerintah Kota Dumai merasa bangga serta menyambut gembira dan memberikan dukungan serta apresiasi yang tinggi atas terpilihnya Posyandu Kenanga untuk mewakili Provinsi Riau dalam penilaian Posyandu tingkat Nasional. 

Dalam sambutannya pada kegiatan penilaian Posyandu tingkat nasional di Posyandu Kenanga, Kelurahan Bagan Besar pada Senin (2/4/2018). Walikota menyampaikan bahwasanya dari 196 Posyandu balita yang tersebar di 33 Kelurahan, posyandu kenanga berkesempatan mewakili Provinsi Riau bersama program unggulannya yakni kelompok Nenek Asiek.

Program Nenek Asiek sendiri merupakan sebuah program kegiatan Nenek yang mendukung Asi Ekslusif. Dimana program ini di bangun atas inisiatif dari para penggerak posyandu yakni para kader masyarakat dan petugas kesehatan yang melihat banyaknya bayi yang usianya belum mencapai usia 6 bulan gagal mendapatkan Asi Ekslusif terutama di daerah Kelurahan Bagan Besar ini. 

Hal ini disebabkan oleh banyaknya Nenek yang memberikan makanan kepada sang bayi Padahal pemberian makanan pada bayi sebelum berusia 6 bulan akan mengganggu sistem pencernaan pada bayi. 

Kegiatan Nenek Asiek ini diantaranya memberikan pengetahuan kepada nenek tentang pentingnya asi eksklusif sehingga keberadaan nenek akan mendukung tercapainya Asi Ekslusif bagi bayi. 

"Kami berharap kegiatan hari ini dapat berjalan dengan lancar. Dan kepada Tim Penilai atau Dewan Juri agar memberikan kritik dan saran kepada kami, agar kedepannya Posyandu Kenanga menjadi Posyandu yang lebih baik dan menjadi bagian penting dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat terutama bagi masyarakat Dumai," ujar Zul As.

Sebagaimana kita ketahui bersama, Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) telah dibentuk pemerintah sejak tahun 1986. Pada awal berdirinya, Posyandu dibentuk sebagai upaya perbaikan gizi masyarakat terutama bayi dan balita dengan mengadakan penimbangan serta pemberian makanan tambahan setiap sebulan sekali. 

Seiring berjalannya waktu, kegiatan ini berkembang tidak hanya untuk kegiatan penimbangan saja, tetapi juga kegiatan lainnya seperti pelayanan KB, penyuluhan kesehatan, dan lain sebagainya.

Posyandu merupakan salah satu kegiatan utama dari Tim Penggerak (TP) Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) terutama TP PKK Kelurahan. PKK sebagai gerakan pemberdayaan wanita, memiliki peranan besar dalam membina, membentuk dan membangun keluarga sejahtera. 

Keluarga merupakan unit terkecil dalam sebuah masyarakat, namun dampaknya bagi pembangunan sangatlah besar. Ketika sebuah keluarga sejahtera maka rasa aman, damai serta keharmonisan dalam bermasyarakat akan lebih baik sehingga dapat menunjang kemajuan ekonomi serta pembangunan pada suatu daerah. 

Berdasarkan data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2013, Angka Stunting di Indonesia mencapai angka 37 persen atau sekitar 9 juta balita mengalami stunting.

Stunting sendiri adalah keadaan tubuh yang sangat pendek, dilihat dengan standar baku WHO MGRS (Multicentre Growth Reference Study). Stunting terjadi karena asupan gizi yang kurang, pola asuh dan masalah kesehatan lingkungan. Akibat dari stunting adalah terhambatnya perkembangan otak dan fisik, rentan terhadap penyakit, ketika dewasa mudah menderita kegemukan sehingga rentan terhadap penyakit tidak menular, serta sulit berprestasi sehingga daya saing individu rendah. Bila balita banyak menderita stunting tentu saja akan mengancam kualitas SDM generasi masa depan bangsa ini. 

Untuk itu, Posyandu memiliki peranan besar dalam mencegah terjadinya stunting karena salah satu kegiatan di Posyandu adalah memantau statu gizi balita. 

Di Kota Dumai, terdapat 196 Posyandu balita yang tersebar di 33 Kelurahan. Posyandu ini terdiri 193 posyandu dengan strata Mandiri dan 3 Posyandu berstrata Purnama. Posyandu di Kota Dumai berjalan karena adanya kerja sama yang baik antara Tim Penggerak PKK, kader kesehatan, Puskesmas dan masyarakat setempat. 

"Saya memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada semua pihak yang telah bekerja sama dalam mewujudkan Posyandu yang aktif dan memberikan manfaat yang besar bagi warga sekitar," tambah Walikota Dumai.

Penilaian Posyandu tingkat nasional dilaksanakan oleh tim juri yang terdiri dari TP PKK pusat dan TP PKK Provinsi Riau serta tim yang berasal dari Dinas Kesehatan Provinsi Riau di Kota Dumai Khususnya di Kelurahan Bagan Besar ini.(Infotorial)
T#g:Pemko Dumai
Berita Terkait
  • Senin, 23 Jul 2018 20:46

    Sudah 4 Bulan Ketua RT di Bukit Kapur Belum Terima Honor

    Xnewss.com, Dumai - Sudah hampir 4 bulan, para ketua RT se kecamatan Bukit Kapur, Dumai, Riau belum menerima gaji honor. Sehingga berdampak pada perekonomian masyarakatHal ini disampaikan ketua F

  • Senin, 23 Jul 2018 16:57

    Buka Lahan Dengan Cara Dibakar, Seorang Petani Diamankan Polisi

    Xnewss.com, Dumai - Meski mengetahui dan tidak sengaja diduga membuka lahan dengan membakar, JS(48) warga Kecamatan Bukit Kapur harus berususan dengan pihak berwajib. JS diamankan satreskrim Polres Du

  • Senin, 23 Jul 2018 16:44

    Walikota Dumai Tepung Tawari 184 CJH

    Xnewss.com, Dumai- Pemerintah Kota Dumai melaksanakan prosesi Walimatus Safar terhadap 184 jemaah calon haji Kota Dumai sebelum diberangkatkan ke embarkasi Batam pada Jum'at (27/07/2018) mendatan

  • Senin, 23 Jul 2018 16:19

    7 Tahanan Tipikor Mendekam di Rutan Dumai

    Xnewss.com, Dumai- Setelah menjalani sejumlah rangkaian persidangan dan dinyatakan terbukti bersalah 7 orang terpidana perkara tindak pidana korupsi (tipikor) kini mendekam di rumah tahanan (Rutan) ke

  • Sabtu, 21 Jul 2018 21:09

    Sebanyak 7.780 Kg Rasta Disalurkan ke Warga BaBe

    Xnewss.com, Dumai- Sebanyak 7.780 kilogram (Kg) beras untuk keluarga sejahtera atau rastra disalurkan tim kelurah Bagan Besar, Kecamatan Bukit Kapur, Dumai Riau, ke warga penerima, Jumat (21/07/2018)

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2018 xnewss.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak