Notice: Use of undefined constant kat - assumed 'kat' in /home/u7391150/public_html/xnewss/include/fungsi.php on line 695

    Notice: Use of undefined constant title - assumed 'title' in /home/u7391150/public_html/xnewss/include/fungsi.php on line 699

    Notice: Use of undefined constant alias - assumed 'alias' in /home/u7391150/public_html/xnewss/include/fungsi.php on line 703

    Notice: Use of undefined constant Kategori - assumed 'Kategori' in /home/u7391150/public_html/xnewss/include/fungsi.php on line 703

    Notice: Use of undefined constant Judul - assumed 'Judul' in /home/u7391150/public_html/xnewss/include/fungsi.php on line 703
  • Home
  • Peristiwa
  • Rumah Wanita Ini Disambangi Massa Usai Lecehkan UAS di Medsos

Rumah Wanita Ini Disambangi Massa Usai Lecehkan UAS di Medsos

Polisi Himbau Masyarakat Bijak Gunakan Medsos
redaksi
Jumat, 23 Agu 2019 17:34
Ist
Pemilik akun Lauraren Tina EnjeLina Harianja meminta maaf kepada warga yang mendatangi rumahnya usai memposting hinaan terhadap UAS.
Xnewss.com, Dumai - Dunia maya media sosial di Kota Dumai heboh. Pasalnya ada pengguna akun Media Sosial (Medsos) Facebook dengan nama akun LaurarenTiina EnjeLina Harianja membuat status yang diduga melecehkan ustadz Abdul Shomad.

Pemilik akun ini memposting kata-kata tidak pantas. "Kebanyakan makan Bangke Tikus. Ehee Bokir," status itu ia posting bersamaan saat membagikan status akun facebook Malaikat Gombal Putra yang memposting video ustadz Abdul Shomad saat bersilaturahmi dengan Majles Ulama Indonesia (MUI).

Tak ayal status itu mendapat sorotan dan perhatian. Dalam sekejap status yang ia posting tersebut di share ulang oleh akun facebook lainnya yang memprotes tidak dan mendapatkan berbagai komentar. Wanita yang diketahui kebelakang tinggal di Jalan Raya Bukit Datuk, Kelurahan Bukit Datuk Kecamatan Dumai Selatan, Kota Dumai.

Tak hanya sampai disitu, sekelompok umat islam di Kota Dumai yang merasa tidak senang dengan status tersebut langsung mencari rumah pemilik akun tersebut, pada Kamis (22/08/2019) malam. Mereka tiba dirumah pemilik akun itu sekitar pukul 20.30 WIB. Mereka mendatangi rumahnya untuk meminta klarifikasi atas status tersebut. Diketahui pemilik akun ternyata seorang wanita bernama Tina berumur 25 tahun dengan status pengangguran.

Kurang lebih sekitar 30 menit sekelompok umat Islam datang untuk meminta penjelasan dan meminta agar yang bersangkutan memohon maaf serta tidak lagi mengulangi perbuatan yang sama.

Setelah mendapat permohonan maaf dari yang bersangkutan masyarakat membubarkan diri. Tidak lama masyarakat sudah membubarkan diri polisi dari Polres Dumai dan Polsek Dumai Barat baru tiba ke lokasi. Polisi tampak meminta keterangan dari beberapa masyarakat yang masih di lokasi dan kepada Tina sipemilik akun.

"Tadi ramai, tapi masyarakat sudah bubar yang bersangkutan sudah meminta maaf dan memposting permohonan maaf di akun Facebooknya," ujar Faisal salah seorang masyarakat yang ikut mendatangi rumah Tina.

Lanjut Faisal mengatakan, kedatangan mereka agar permasalahan yang cukup sensitif ini segera diklarifikasi agar tidak ada masyarakat lainnya yang terprovokasi.

Sementara itu, Tina mengatakan dirinya sudah meminta maaf kepada Masyarakat dan Umat Islam yang datang. Ia mengaku menyesal dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatan yang sama dikemudian hari. "Saya hanya merasa kesal dengan kejadian yang melibatkan ustadz Abdul Shomad, tidak ada maksud apa-apa dan tidak ada mau menghina umat Islam," ujarnya.

Ia juga mengaku sudah memposting permohonan maaf di akun facebook miliknya atas perbuatan dirinya tersebut. "Saya minta maaf," sebutnya.

Sementara itu Kapolres Dumai AKBP Restika Pardamean Nainggolan dikonfirmasi melalui Kasat Reskrim Polres Dumai, AKP Dani Andika mengatakan, bahwa jajarannya sudah turun langsung ke lokasi dan semuanya sudah diselesaikan secara kekeluargaan dan musyawarah.

"Yang bersangkutan sudah meminta maaf dan hal ini sudah diselesaikan secara kekeluargaan," ungkap AKP Dani Andika.

Terakhir ditambahkan AKP Dani, Ia menghimbau agar masyarakat lebih bijak dalam penggunaan media sosial. Sebagaimana diketahui untuk Kota Dumai ini sudah kedua kalinya hal yang sama terjadi. Perlu diingat sekarang ada undang-undang ITE yang bisa membuat seseorang dipenjara ketika informasi yang disampaikan di media sosial tidak benar atau hoax," tutupnya. (Ry)
T#g:FacebookHina UASMedsosPolres DumaiUlamaUndang-undang ITEUndang undang ITEViral
Berita Terkait
  • Kamis, 04 Jun 2020 22:43

    Lima Pelaku Pungli Yang Viral Berhasil Diamankan, Polisi Selidiki Pemilik Akun

    Xnewss.com, Dumai - Menindaklanjuti video terkait aksi Pungutan Liar (Pungli) di Simpang Pelabuhan TPI Purnama, jalan Cut Nyak Dien, Kelurahan Purnama, Kecamatan Dumai Barat Kota Dumai yang tenga

  • Senin, 04 Mei 2020 19:10

    Polres Dumai Salurkan Bantuan Program Polri Peduli Covid-19 Untuk 80 Penerima

    Xnewss.com, Dumai- Satuan Lalulintas Polres Dumai bantuan Polri Peduli Covid-19 dengan menyerahkan buku tabungan berisi uang sebesar Rp 600 ribu kepada pengemudi travel, ojek dan becak dayung, Senin (

  • Selasa, 24 Mar 2020 16:23

    Dua Pemuda Ini Diamankan Polisi Usai Kedapatan Bawa Sabu

    Xnewss.com, Dumai - Sepertinya masyarakat tidak ada takutnya untuk bersentuhan langsung dengan yang namanya narkoba. Dimana kali ini, Satuan Reserse Narkoba Polres Dumai kembali mengamankan dua p

  • Selasa, 24 Mar 2020 11:40

    Cegah Penyebaran Covid-19, Polres Dumai Dan Polsek Jajaran Laksanakan Patroli

    Xnewss.com, Dumai - Menindaklanjuti Maklumat Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Dan Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Riau Untuk Memutus Mata Rantai Penyebaran Virus Covid-19 Agar

  • Senin, 23 Mar 2020 16:19

    Diciduk Polisi, Oknum PNS Satpol PP Dumai Miliki Tiga Paket Sabu

    Xnewss.com, Dumai - Satu lagi, Pegawai Negeri Sipil (PNS) Kota Dumai tertangkap tangan memiliki dan mengantongi diduga narkotika jenis sabu-sabu diamankan Satuan Reserse Narkoba Polres Dumai. Pel

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2020 xnewss.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak