• Home
  • Peristiwa
  • Pengendara Honda Jazz Tewas Diberondong Senjata Polisi, ini penyebabnya

Pengendara Honda Jazz Tewas Diberondong Senjata Polisi, ini penyebabnya

redaksi
Minggu, 08 Sep 2019 01:36
Istimewa
YD tewas akhirnya didalam mobil Honda Jazz BM 1516 SF usai tertembus peluru petugas.
Xnewss.com, Pangkalan - Suara tembakan terdengar saat proses penghadangan pengendara mobil Honda Jazz yang dilakukan oleh personil gabungan Polres 50 Kota, Sumatra Barat, pada Sabtu (07/09/2019) sekira pukul 09.30 WIB. 
Situasi dramatis itu terjadi di depan Mapolres 50 Kota Kawasan Ketinggian Kecamatan Harau Kabutapen 50 Kota.
Dalam proses penghadangan itu terdengar berkali-kali suara letusan senjata api. Pengendara mobil Honda Jazz BM 1516 SF berinisial YD (32) yakni warga Pekanbaru, Riau yang diduga sebagai pengedar narkoba, aksi dramatis itu dipimpin oleh Kapores AKBP Haris Hadis bersama personil gabungan Polres 50 Kota.
Suara letusan senjata berhenti setelah YD diketahui meninggal dunia tertembak oleh senjata polisi.
Dalam laporan kepolisian, tercatat Bripka Ritomy personil Reskrim melakukan penembakan peringatan 2 kali dan mengarahkan revolver ke mobil 2 kali. Rekanya, Brigadir Bayu Satria (personil Reskrim) meletukan satu kali tembakan peringata  lalu 1 tembakan ke arah mobil pelaku.
Hal yang sama juga dilakukan personil Reskrim lainya, Brigadir Angga Saputra.
Situasi menegangkan itu, Brigadir Hudia Waer, personel Sabhara melakukan penembakan 1 kali ke arah mobil pelaku. Sedangkan Bripda Syahrul Edri, juga dari Sabhara menembakkan 1 peluru karet dan 3 peluru tajam.
Sementara seorang teman wanitanya NL (30) ibu dua anak  mengalami sejumlah luka diduga akibat terkena serempet peluru.
Dari pengkapan tersebut juga diamankan sekitar 400 gram narkoba jenis sabu yang dibungkus dengan sejumlah plastik. Selain itu juga diamankan 1 timbangan digital dan 1 senjata api jenis pistol.
AKBP Haris Hadis didampingi Wakapolres Kompol Abduh Syukur Felani, Kasat Resnarkoba, Iptu Hendri Has, Kasat Reskrim, AKP Anton Luther, Kasubag Humas serta sejumlah perwira menyebutkan tersangka berhasil dilumpuhkan setelah sebelumnya terjadi aksi kejar-kejaran sejak di wilayah Polsek Pangkalan.
"Tersangka dilumpuhkan setelah sebelumnya melarikan diri saat mengetahui petugas melakukan razia di wilayah Polsek Pangkalan, saat kabur dengan mobil itulah tersangka sempat mengacungkan senjata api," sebutnya kepada wartawan di Mapolres.
Sebelum pencegatan pihaknya terlebih dahulu sudah menerima info dari Kanit Turjawali Lantas  Polsek Pangkalan Ipda Apriman Sural, bahwa pelaku kabur dari razia yamg dilalukan petugas Polsek Pangkalan.
Personel Polsek Pangkalan melakukan Razia Operasi Patuh di wilayah hukum Polsek Pangkalan tepatnya di depan Pos Lantas Polsek Pangkalan yang dipimpin Kanit Turjawali Lantas Ipda Apriman. Saat itu petugas memberhentikan sebuah mobil Honda Jazz warna putih Nomor Polisi BM 1516 SF. Namun pengemudi tidak mau berhenti, justru mengacungkan senpi dari dalam mobil sambil menambah kecepatan dan melesat kabur.
Kemudian Kanit Turjawali menghubungi Kanit SPKT Aipda Romi Paslah untuk melakukan Razia di depan Mako Polres bersama  personel Reskrim, Narkoba dan Lantas.
Sekitar 1 jam kemudian mobil tersebut sampai di depan Mako Polres dan diberhentikan, namun pengemudi tidak mau berhenti justru menabrak 3 mobil yang ada di depannya, kemudian mundur menabrak mobil yang berada di belakangnya, bahkan sambil mengacungkan senpi.
Saat kondisi itu personel kemudian melakukan penembakan peringatan hingga menembak langsung ke arah mobil yang dikemudian warga Pekanbaru, Riau itu.
Selain  mobil Honda Jazz, polisi juga mengamankan  teman wanita YD yakni NL, narkotika jenis sabu seberat  400 gram, dan Senpi jenis FN warna hitam yang ternyata nihil peluru. (Mx/red)
T#g:
komentar Pembaca

Copyright © 2012 - 2019 xnewss.com. All Rights Reserved.

Tentang Kami

Pedoman Media Siber

Disclaimer

Iklan

Karir

RSS

Kontak