• Home
  • Peristiwa
  • Harimau Berkeliaran di Area GS 5 Minas, Berikut Tanggapan Pihak PT CPI

Harimau Berkeliaran di Area GS 5 Minas, Berikut Tanggapan Pihak PT CPI

redaksi
Rabu, 07 Agu 2019 15:48
Istimewa
Foto istimewa.
Xnewss.com, Siak - Viralnya Vidio harimau berkeliaran di area PT CPI dibenarkan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau. Dimana harimau Sumatra masuk ke areal PT Chevron Pacific Indonesia (CPI) di Distrik Minas, Kampung Minas Barat, Kecamatan Minas, Kabupaten Siak, Riau.

"Pagi tadi kita dapat kabar lewat telepon dari pihak Chevron. Katanya melihat harimau Sumatera masuk kawasan pengeboran minyak," ujar Kabid Wilayah II Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau, Heru Rabu (07/08/2019).

Menurutnya, dilihat dari rekaman yang beredar, harimau tersebut sudah dewasa.

"Itu sepertinya harimau dewasa. Saat ini kita sedang mempersiapkan alat-alat dan akan segera meluncur ke lokasi. Kita akan memastikan apakah harimau tersebut masih ada atau tidak," ujarnya.

Disampaikan Heru, lokasi harimau berkeliaran itu berdekatan dengan wilayah konservasi. Dan wilayah tempat pengeboran minyak itu dikelilingi pagar tinggi.

"Di pagar itu ada kerusakan, jadi kemungkinan harimaunya masuk dari situ. Dan bisa jadi harimaunya juga sudah pergi dari wilayah itu. Makanya kita akan cek," ungkapnya.

CPI

Sementara itu, Manager Corporate Communication PT CPI Sonitha Poernomo menanggapi adanya kemunculan Harimau itu mengatakan, untuk keselamatan karyawan, saat ini seluruh aktifitas di luar ruangan di GS 5 ditunda dan apabila harus meninggalkan GS menggunakan kendaraan.

Untuk keselamatan satwa tersebut, PT CPI telah  berkoordinasi dengan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau, sebagai pihak yang berwenang dan memiliki keahlian, untuk penanganan lebih lanjut. Harimau Sumatera termasuk dalam klasifikasi satwa kritis yang terancam punah (critically endangered). PT. CPI terus melestarikan lingkungan di sekitar wilayah operasi dengan tidak menebang hutan dan memberikan ruang untuk kehidupan satwa liar. Sejak 2014, PT CPI telah bekerja sama dengan BBKSDA melakukan studi terkait harimau sebagai salah satu upaya menghindari konflik dengan harimau dan taat terhadap peraturan terkait kelestarian alam.

Di tahun 2019, Chevron juga sudah berkoordinasi dengan BBKSDA untuk melakukan monitoring terkait dengan dugaan adanya harimau di wilayah Minas berdasarkan laporan masyarakat.

PT CPI senantiasa menempatkan prinsip dan menerapkan standar yang tinggi keselamatan di tempat kerja di manapun beroperasi, termasuk kepada para mitra kerjanya. Prosedur dasar untuk langkah antisipasi terhadap paparan risiko berjumpa dengan harimau di area operasi antara lain;

Sebelum turun dari mobil untuk melakukan aktifitas, pastikan keadaan di sekeliling area kerja aman, putari area tersebut sambil membunyikan klakson," ujarnya.

"Apabila menjumpai harimau kita harus tetap tenang, berdiri sambil menatap kaki harimau (hindari menatap langsung mata harimau), mundur perlahan tanpa membalikan badan, tetap menatap ke arah harimau, bergerak menuju ke pintu mobil yang terbuka, tutup pintu dan pergi," paparnya.

Pandangan tetap fokus dan perhatikan ke sekeliling area untuk menjaga kemungkinan adanya hewan lain. Tutupnya. (Rls, Ck5)
T#g:Harimau SumatraKonflik warga dan satwa liar
Berita Terkait
komentar Pembaca

Copyright © 2012 - 2019 xnewss.com. All Rights Reserved.

Tentang Kami

Pedoman Media Siber

Disclaimer

Iklan

Karir

RSS

Kontak