• Home
  • Peristiwa
  • FPI Bukit Kapur Tuntut Perjudian Dindong Dan Tembak Ikan-Ikan Ditertibkan

FPI Bukit Kapur Tuntut Perjudian Dindong Dan Tembak Ikan-Ikan Ditertibkan

redaksi
Sabtu, 05 Okt 2019 13:22
Ist
Xnewss.com, Dumai -  Dewan Pimpinan cabang  Front Pembela Islam (FPI) Kecamatan Bukit Kapur Kota Dumai, Propinsi Riau  dalam menyikapi keluh resah warga di lima kelurahan meminta pemerintah daerah untuk mengintensifkan penertiban dan pengawasan terhadap banyaknya warung warung yang menyediakan mesin dindong dan mesin tembak ikan ikan . Apabila tidak dilakukan, FPI akan turun sendiri untuk melakukan penertiban tersebut.

Puluhan  anggota FPI ini menyerukan hal tersebut melalui akses media terlebih dahulu, agar di sikapi secara bijak oleh pemerintah Kota Dumai, terutama unsur pimpinan kecamatan (Upika) Bukit Kapur .

Selain itu FPI  juga melakukan pengumpulan data lapangan serta telah melakukan audiensi rapat kepada pihak kecamatan bersama tokoh masyarakat dan ulama, Jumat (04/10/2019) di aula rapat kecamatan bukit kapur,  ujar ketua Dewan Pimpinan Cabang Kecamatan Bukit Kapur Drs Muhammad Nazir kepada xnewss.com.

“Kami menuntut kepada Camat  dan jajarannya untuk segera menertibkan dindong dan mesin tembak ikan ikan serta warnet yang membenarkan pelajar  mengunakan atribut sekolah pada jam sekolah, serta buka terlalu larut malam, terutama yang tidak memiliki izin" ujar pak ustad Nazir dengan tegas.

Selain itu, ketua FPI Kecamatan Bukit Kapur ini juga meminta kepada Camat untuk melakukan evaluasi, terkait keberadaan dindong dan mesin tembak ikan ikan yang benar benar telah meresahkan warga terutama kaum ibu rumah tangga. " Kita juga mintak warnet yang memiliki izin segera di berikan teguran jika melanggar aturan dan menyebakan keresahan, " cakapnya dengan tegas.

FPI berserta tokoh ulama dan pemuda pada saat audiensi sepakat menuntut bagi tempat atau warung yang memiliki atau menyediakan mesin dindong dan mesin tembak ikan ikan agar segera menutup dindong dan tebak ikan ikan, apabila camat dan jajarannya tidak segera bertindak tegas, secara terpaksa Kami FPI dan Masyarakat akan menindak tegas, tapi tetap koordinasi dengan yang berwajib tanpa meninggalkan ahlaqul karimah,” ujarnya.

Apabila ada pengawasan yang ketat dari Pemerintah, dalam hal ini Satpol PP dan juga pihak berwajib, tempat-tempat penyakit masyarakat, baik dindong, mesin tembak ikan ikan , pusat hiburan warung remang remang maupun warnet nakal bisa dikendalikan. Minimal bisa mengurangi keresahan warga.

“Kami juga meminta agar warnet yang dekat dengan sekolah, tempat ibadah atau fasilitas umum untuk segera direlokasi, agar masyarakat terutama anak-anak tidak terpengaruh dengan adanya mereka,” Jelas  ustadz nazir mengakhiri.(ck5)
T#g:
komentar Pembaca

Copyright © 2012 - 2019 xnewss.com. All Rights Reserved.

Tentang Kami

Pedoman Media Siber

Disclaimer

Iklan

Karir

RSS

Kontak