• Home
  • Peristiwa
  • Akibat Kabut Asap, Penderita ISPA di Dumai Meningkat

Akibat Kabut Asap, Penderita ISPA di Dumai Meningkat

redaksi
Rabu, 11 Sep 2019 17:30
Sar
Kabut asap yang menyelimuti Kota Dumai.
Xnewss.com, Dumai - Jumlah penderita Infeksi saluran pernafasan akut (Ispa) di Kota Dumai terus mengalami peningkatan seiring dengan situasi kabut asap sisa pembajaran yang terus menebal di Kota Dumai.


Dari data yang dimiliki Dinas Kesehatan Kota Dumai jumlah pasien yang berobat dengan keluhan gangguang saluran disejumlah rumah sakit, puskesmas dan balai pengobatan lainnya meningkat hingga kisaran 50 persen dari hari biasanya.


"Dihari normal jumlah penderita ispa di Kota seharinya berkisar antara 130 hingga 150 orang namun dalam sepekan belakangan ini meningkat hingga menembus jumlah 240 orang perharinya," ujar Kasi Pelayanan Kesehatan Primer, Dinas Kesehatan Kota Dunai, Dr. Havis.


Peningkatan jumlah pasien penderita Ispa di Kota Dumai berbanding lurus dengan makin memburuknya cuaca di Dumai, Dr. Havis membenarkan hal tersebut.


"Belum ada pemeriksaan mendalam yang kita lakukan namun secara kasat mata melihat kondiai Dumai bisa dikatakan seperti itu. Selain itu faktor kekeringan juga menjadi salah satu faktor penyebab meningkatnya penderita Ispa mengingat saat ini Dumai memasuki musim kemarau," uajrnya.


Memburuknya kabut asap di Dumai, Diskes sudah membagikan sekitar 100.000 lebih masker kepada masyarakat dan masih terus berlangsung sampai saat ini.


"Hingga semalam (selasa,red) kita sudah membagikan sekitar 100.000 masker kepada masyarakat dan hari ini proses pembagian masker masih terus kita lakukan dengan mengerahkan sejumlah pegawai kesehatan yang ada di Puskesmas. Pembagian masker dilakukan disejumlah fasilitas umun, fasilitas pemerintahan dan jalan raya," tambah Havis.


Dimana perharinya kita membagikan masker kepada masyarakat sebanyak empat ribu sampai enam ribu masker.


Dari catatan yang diterima dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kualitas udara di Kota Dumai masih dalam status buruk untuk kesehatan meski mengalami penurunan konsentrasi dari angka 635 ke 431 Psi.


Hingga saat ini sejumlah sekolah pun sudah memilih untuk memulangkan anak didiknya dan bahkan ada yang langsung meliburkan anak-anak dari kegiatan belajar mengajar.


Sejumlah sekolah bakan menyebarkan pemberitahuan kepada wali murid melalui group Whatsup untuk esok hari, Kamis (12/09/2019) anak-anak diliburkan. (Sa)
T#g:ISPAKabut Asap
Berita Terkait
  • Kamis, 19 Sep 2019 21:05

    Senin, Tokoh Masyarakat Bukit Kapur Gelar Solat Minta Hujan

    Xnewss.com, Dumai- Kabut asap dan debu maupun musim kemarau yang menyelimuti sebagian di wilayah Kecamatan Bukit Kapur, Kota Dumai, Tokoh Masyarakat akan menggelar sholat minta hujan, Senin (23/09/201

  • Kamis, 19 Sep 2019 13:21

    Akibat Kabut Asap, Tercatat 1988 Kasus ISPA di Kota Dumai

    Xnewss.com, Dumai- Dampak Kabut Asap yang masih melanda kota Dumai hampir sepekan ini, tercatat sebanyak 1988 kasus Infeksi Saluran Pernapasan Atas (ISPA) terhitung sejak 8-18 September 2019.Hal itu s

  • Selasa, 17 Sep 2019 19:26

    Polres Dumai Dirikan Posko Kesehatan Terpadu Dampak Penanganan Kabut Asap

    Xnewss.com, Dumai - Polres Dumai bekerja sama dengan Dinas Kesehatan (Dinkes), TNI, BPBD, PMI dan sejumlah instansi lainya mendirikan Posko Kesehatan Terpadu dampak kabut asap, di Jalan Sudirman

  • Selasa, 17 Sep 2019 14:56

    Aksi Damai, Mahasiswa Tuntut 5 Poin Terkait Karhutla

    Xnewss.com, Dumai- Kabut Asap yang dua minggu belakangan yang telah melanda Kota Dumai, akibat kebakaran Hutan dan lahan (Karhutla), ternyata membuat Gemmas (gerakan mahasiswa masyarakat melawan asap)

  • Jumat, 13 Sep 2019 15:28

    Dua Warga Dumai Alami Sesak Nafas hingga Pingsan Paska Kabut Asap

    Xnewss.com, Dumai- Tebalnya kabut asap yang menyelimuti Kota Dumai, Jum'at (13/9) mulai memberikan dampak pada kesahatan bagi masyarakat Dumai.Diketahui pada hari ini dua orang warga Dumai mengal

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2019 xnewss.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak